2.05.2013

Kampoeng Djamoe Organik Martha Tilaar

Pagi itu hujan mengguyur kota Depok, saya bersama beberapa teman dari Blogger Depok hendak ke Kampoeng Djamoe Organik (KaDo) Martha Tilaar. Awalnya kami berencana naik kereta, tapi melihat awan pagi itu yang  berwarna putih, kami pun memutuskan membawa mobil.

Perjalanan yang jauh membuat kami terlambat 1 jam. Bus yang membawa kami sudah meninggalkan Universitas Atmajaya, tempat titik kumpul kami. Tapi syukurlah masih ada dua buah mobil yang menunggu orang-orang terlambat seperti kami.

Kampoeng Djamoe Organik Martha Tilaar ini terletak di kawasan industri, Cikarang. Kampung seluas 10 hektar ini memiki suasana pedesaan yang asri, dan sejuk. Kami diajak keliling dan ditunjukkan beragam keanekaragaman tanaman yang bisa bermanfaat buat obat dan kecantikan. Ada 650 spesies tanaman obat asli Indonesia disini. Banyak banget ya.. Ternyata Indonesia itu kaya akan aneka tanaman obat.








Setelah diajak berkeliling, Bapak Heru dari Martha Tilaar mengajak kami untuk lebih mengenal alam, beserta manfaatnya. Bahwa klorofil yang dibuat oleh USA itu ternyata banyak dihasilkan di Indonesia. Bukankah semua tumbuhan hijau menghasilkan klorofil? Tapi kita mau membeli klorofil dari USA dengan harga mahal. Nah, lo....

Setelah mendapat pencerahan dari Bapak Heru, kini giliran Ibu Martha Tilaar yang bicara selaku pemilik dari Kampoeng Djamoe Organik dan pengusaha kosmetik yang terkenal. Ibu Martha Tilaar bercerita tentang kekayaan alam Indonesia yang luar biasa dan tentang kisah hidup beliau yang sangat inspiratif. Selain itu, Caring Colours juga memperkenalkan para pemenang Young Caring Professional Award (YCPA) yang terbentuk sejak tahun 2010. Bagi kamu yang berminat mengikuti YCPA tahun 2013 ini silahkan kunjungi websitenya ycpa-info.com. Hadiahnya berupa jalan-jalan ke kantor Google di Singapore juga dapat fasilitas kosmetik selama setahun lo...




Perjalanan ke Kampoeng Djamoe Organik ini tidak lengkap ketika kami diberi goodie bag berupa kosmetik, setelah sebelumnya diberikan demo cara berdandan yang bener.  Di akhir acara ada penanaman pohon oleh pihak Martha Tilaar Grup. Tidak lupa kami juga dibagi pohon satu per satu untuk ditanam di rumah.


Makasih Matha Tilaar Grup atas kesempatannya. 




6 comments:

Megi Tristisan said...

seru sepertinya klo bisa kesana jadi tahu lebih dalam tentang jamu, mungkin lebih khusus tumbuhan jamu.

meilya dwiyanti said...

goodie bagnya engga dipotooo :(

kan jadi kepo... hehehehhee

Heri Gipzy said...

Wah kampung martha tilaar.. kayaknya bersih ya... pengen nih ?? hehee salam kenal gant

-Gek- said...

Pengen kesituu.. gimana caranya yaaa? Mau donk diajarin dandan. :)
Great!!!

Iman said...

Wow... 650 jenis pohon??? mantap. Pasti kalau dilagi lebih dalam akan lebih banyak lagi kekayaan herbal negeri ini.

Thanks sharingnya :)

Dhe said...

Dikasih bawa oleh-oleh jamu ngga :D

Berharap 1 hari nanti bisa ke sana juga. ^^

*salam kenal