Hanya catatan usang ketika dalam pertapaan :)
Jika aku punya sayap
akan terbang ke sarangmu
menapaki jalan ini
bersamamu...
Merangkulmu
memelukmu
memegang tanganmu
agar dapat kau rasakan ini
jiwa dan hatiku padamu
agar kudapat hapus segala lukamu
perihmu..
dan bersama kita melangkah
raih mimpi-mimpi kita
=================================================================
Peluk aku
agar dapat kau rasakan dukaku
yang mengalunkan lagu-lagu kesedihan
Genggam tanganku
agar dapat kau rasakan sepi ini
yang menemani hari-hari tanpa makna
Cintai aku penuh kasih
agar dapat kurasakan itu nyata
Read More...
8.25.2009
Hanya catatan usang
Labels:
Langkah Kaki,
Umum
8.18.2009
Cyber Friend
Aku masih ingat, tentang cinta yang kau ungkapkan
tentang cinta yang membuatmu tak percaya lagi pada keajaibannya
Cinta, yang katamu hanya akan ada ketika seseorang belum menemukan orang yang lebih baik dari dirimu.
Cinta, yang akan meninggalkanmu pada saat kau mencintainya dengan segenap perasaanmu.
kau pun memilih untuk membenci cinta.
Walau kau tahu, ada beberapa gadis yang menunggu disana. Mencintaimu.
Tapi kau tak perduli.
Dan, kau memintaku untuk menjadi temanmu. Hanya temanmu. Menjadi bagian yang terpenting dalam hidupmu. Dan berjanji tidak akan meninggalkanku, karena kau bilang, kau beruntung memiliki aku.
Kita memilih senja di waktuku untuk bertemu
senja itu milik kami
kitapun saling harap untuk bisa menyapa
mendengar cerita-ceritamu atau sekedar melihat senyummu
kadang, kau memintaku tertawa tanpa sebab, karena kau bilang kau suka dengan tawaku.
Kau, seperti nyata. Walau nyatanya, kau jauh ribuan kilometer dariku.
setiap hari aku rindu senja itu
dan bayangmu mengejarku kemanapun aku pergi
Perlahan, kau mulai memasuki kehidupanku yang nyata
diawali dengan masuknya engkau dalam facebook ku.
(dengan banyak pertimbangan, sungguh! aku berat banget meng accept kamu)
dan kita pun bercanda melalui kuis-kuisnya.
Sampai akhirnya, dia datang. Entah angin apa yang mengantarnya sampai disini.
Dia meyakinkanmu akan cintanya, dengan kata-kata bak pujangga sampai kau lemah tak berdaya.
Entah apa yang membuatmu menjadi lemah begini.
Dan, atas nama cinta yang dia bawa, kau meninggalkanku, atas permintaannya.
Dia cemburu padaku.
tentang cinta yang membuatmu tak percaya lagi pada keajaibannya
Cinta, yang katamu hanya akan ada ketika seseorang belum menemukan orang yang lebih baik dari dirimu.
Cinta, yang akan meninggalkanmu pada saat kau mencintainya dengan segenap perasaanmu.
kau pun memilih untuk membenci cinta.
Walau kau tahu, ada beberapa gadis yang menunggu disana. Mencintaimu.
Tapi kau tak perduli.
Dan, kau memintaku untuk menjadi temanmu. Hanya temanmu. Menjadi bagian yang terpenting dalam hidupmu. Dan berjanji tidak akan meninggalkanku, karena kau bilang, kau beruntung memiliki aku.
Kita memilih senja di waktuku untuk bertemu
senja itu milik kami
kitapun saling harap untuk bisa menyapa
mendengar cerita-ceritamu atau sekedar melihat senyummu
kadang, kau memintaku tertawa tanpa sebab, karena kau bilang kau suka dengan tawaku.
Kau, seperti nyata. Walau nyatanya, kau jauh ribuan kilometer dariku.
setiap hari aku rindu senja itu
dan bayangmu mengejarku kemanapun aku pergi
Perlahan, kau mulai memasuki kehidupanku yang nyata
diawali dengan masuknya engkau dalam facebook ku.
(dengan banyak pertimbangan, sungguh! aku berat banget meng accept kamu)
dan kita pun bercanda melalui kuis-kuisnya.
Sampai akhirnya, dia datang. Entah angin apa yang mengantarnya sampai disini.
Dia meyakinkanmu akan cintanya, dengan kata-kata bak pujangga sampai kau lemah tak berdaya.
Entah apa yang membuatmu menjadi lemah begini.
Dan, atas nama cinta yang dia bawa, kau meninggalkanku, atas permintaannya.
Dia cemburu padaku.
Seketika aku merasa tidak mengenalmu lagi. Inikah kamu yang sebenarnya?
Yang selalu berbicara tentang how to respect someone, dan..aaaggh...
Aku sungguh tidak percaya...
Aku senang, akhirnya kau menemukan cinta. Tapi inikah cinta yang kau maksud? Cinta yang mendesakmu, mengatur hidupmu sedemikian rupa??
Dia, yang kaucinta, ternyata juga mengucap cinta pada yang lain. Tertipukah engkau, kawan?
Setelah itu, cerita tentang kitapun berlalu bagai angin
walau masih ada perih ketika aku menyebut namamu
walau masih ada sisa-sisa puing kenangan tentang kita
Aku ingin menyapamu, sekedar untuk melepas rindu
tapi ku tahu, itu tidak perlu
karena akan menambah sakit hatiku
biarkan saja mati berlahan
**disaat aku tak berharap kau menyapaku, kau datang dengan sebuah pesan.
aku tahu, kenangan tentang kita memang tidak mudah dilupakan, Kawan!
Read More...
Aku senang, akhirnya kau menemukan cinta. Tapi inikah cinta yang kau maksud? Cinta yang mendesakmu, mengatur hidupmu sedemikian rupa??
Dia, yang kaucinta, ternyata juga mengucap cinta pada yang lain. Tertipukah engkau, kawan?
Setelah itu, cerita tentang kitapun berlalu bagai angin
walau masih ada perih ketika aku menyebut namamu
walau masih ada sisa-sisa puing kenangan tentang kita
Aku ingin menyapamu, sekedar untuk melepas rindu
tapi ku tahu, itu tidak perlu
karena akan menambah sakit hatiku
biarkan saja mati berlahan
**disaat aku tak berharap kau menyapaku, kau datang dengan sebuah pesan.
aku tahu, kenangan tentang kita memang tidak mudah dilupakan, Kawan!
Labels:
Langkah Kaki,
Umum
8.17.2009
My First Award
Wow....senangnya mendapatkan award dari mbak Tisti Rabbani. Walau terlambat mengambilnya karena belakangan ini aku berada di luar kota, tapi semoga ini tidak mengurangi rasa hormatku kepada mbak Tisti yang sudi memberikan aku award yang cantik ini. A lot of Pink Heart Award.
Makasih ya mba..Semoga persahabatan di dunia cyber ini semakin erat.
Read More...
Labels:
Langkah Kaki
8.07.2009
Indahnya Danau Toba

Danau Toba memang memiliki keindahan yang tidak terlupakan. Walau sudah beberapa kali aku kesana, tetap saja keindahannya membuat decak kagum dan tidak pernah bosan singgah kesana setiap kali aku datang ke Medan.
Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik yang terletak di Kota Parapat dengan luas 100kmx30km di Sumatera Utara. Di tengah pulau ini ada sebuah pulau vulkanik yang bernama Pulau Samosir.
Jarak antara Medan ke Kota Parapat ditempuh selama 4 jam. Melewati kota seperti Rampah, L.Pakam, Tebing Tinggi, Pemantar Siantar dan kota-kota kecil lainnya. Di sepanjang perjalanan, kita akan melewati tanaman karet dan kelapa sawit yang merupakan salah satu penghasilan utama di Sumatera Utara.
Jarak antara Medan ke Kota Parapat ditempuh selama 4 jam. Melewati kota seperti Rampah, L.Pakam, Tebing Tinggi, Pemantar Siantar dan kota-kota kecil lainnya. Di sepanjang perjalanan, kita akan melewati tanaman karet dan kelapa sawit yang merupakan salah satu penghasilan utama di Sumatera Utara.
Kami menginap di Hotel Inna Parapat, hotel yang berada di tepi danau, sehingga kita dapat menikmati view mountain yang indah. Di hotel ini juga tersedia sepeda air, boat, permainan anak-anak seperti perosotan, dan juga ada pondok-pondok untuk sekedar duduk-duduk menikmati alam Danau Toba.
Kalau singgah ke Danau Toba, rasanya tidak sah kalau tidak membeli oleh-oleh khas kota Parapat. Ada tas, sendal, baju, dan aksesoris lainnya yang khas batak bisa kita dapatkan ditempat penjualan souvenir.
So, Lets visit Lake Toba. Mari kita kembangkan pariwisata negeri kita tercinta ini.
Labels:
Langkah Kaki,
Umum
Subscribe to:
Posts (Atom)




