10.11.2010

Internet : Menjauhkan yang Dekat, Mendekatkan yang Jauh



Malam minggu kemarin ketika saya jalan ke Citos, dan makan di sebuah restaurant, saya memperhatikan satu orang laki-laki dan seorang perempuan yang duduk disebelah saya.


Ini memang kebiasaan terselebung saya yang diam-diam suka memperhatikan orang disekitar saya. Si cewek sibuk dengan hpnya, dan si cowok juga sibuk dengan hpnya. Padahal makanan telah terhidang dihadapan mereka. Sesekali si cewek memotong makanannya dan memasukkannya ke mulut. Tetapi matanya tidak lepas dari layar mungil hpnya.

Sebegitu pentingkah hp itu sehingga kadang tanpa kita sadari kita mengabaikan orang disekitar kita?

Memang tidak bisa dipungkiri, kemudahan akses internet dimanapun kita berada dengan tarif yang masih terjangkau memang membuat kita menjadi 'addict'. Ditambah lagi dengan adanya Facebook, Twitter, dan yahoo messenger yang bisa mempertemukan kita dengan teman lama dan berkenalan dengan teman baru atau mencari informasi hal-hal yang baru.Kita pun seperti bisa melihat dunia tanpa batas.

Dunia maya memang mengasikkan. Saya sendiri sejak berkenalan dengan Blog, Facebook, Twitter, dan YM memang ketagihan. Kadang sampai lupa waktu, hingga tahan berjam-jam di didepan komputer.

Kadang kita bisa merasa dekat dengan orang yang selalu berhubungan dengan kita di dunia maya. Hal ini karena kita intensif melakukan komunikasi dengan orang tersebut. Makanya, saya mencoba menahan diri untuk tidak online selama liburan bersama keluarga. Hanya sesekali saja mengintip facebook. Saya tidak ingin mereka merasa terabaikan.

Bagaimana dengan teman-teman?

Photo diambil dari sini


13 comments:

secangkir teh dan sekerat roti said...

saya gak jadi facebooker kok.. :)

Senja said...

hemmm,....itu yg terjadi :(
kadang aku asyik dgn hp ku,dan dia dgn laptopnya....

benar,yg dekat akan semakin jauh dan yg jauh kian dekat ???

huhuhu.....sekarang gak mba,intensitas sdh jauh berkurang.

inge / cyber dreamer said...

mulai mengurangi intensitas net... terlebih ketika sedang bersama orang lain, khususnya orang2 tercinta ^^

Lone Fighter said...

gmanapun,bteman d dunia nyata tuh bih manusiawi dari virtual friendship. so,jangan sampe kita jd kurang manusiawi hnya gara2 NetDdicted...

Sang Cerpenis bercerita said...

jadi inget saya hampir tiap hari chatting sama pacar nunjauh di sana. hehee..sampai2 adik lagi ajak ngomong dicuekin

Iman said...

Ironis memang...

terkadang seseorang yang begitu eksis di jejaring sosial dunia maya ternyata justru tak memiliki siapa pun di dunia nyata.

Semua memang harus pas sesuai dengan porsinya. Nice posting Isti :)

julie said...

yayaya banyak yang seperti itu
tapi mudah2an meski aku juga salah seorang penikmat dunia maya tak pernah sampai mengabaikan orang2 tercinta
bahkan selama bersama mereka otomatis berhenti pesbukan hehhehe

Afif Fatkhurrohman said...

Jauhi pornografi dengan ngeblog:)

Buatku buat kalian semua:)

Afif Fatkhurrohman said...

Assalamu'alaikum:)

Follow balik ya:). Ok my sister ?:D

Anazkia said...

Insya Allah sedang belajar seimbang, Mbak :) antara maya dan nyata. Semoga kita bisa ketemu dinyata yah, Mbak?

Mbak, selain ke Baduy, kayaknya ada program lain nih. Ke Gunung Kidul, mengunjungi Goa Jamblang. Insya Allah pertengahan November. Tanggal 20-21an githu

~Srex~ said...

Mungkin mereka "new comer" di dunia maya ya sist...jadi sampe segitunya...

dvallen said...

dunia maya :D, internet, dunia tanpa batas, dunia yang dapat mengantar kan kita kemana saja, saya sendiri menggunakan nya sebagai pencarian untuk pertanyaan2 dalam bidang komputer khususnya, sementara yang lain hanya sebagai ingin tau apa yang ada di dalam nya *kalo udah mentok nyari tutor kemana2 tapi gag dapet kadang di tinggalin juga

alexa said...

Setujuuu...mb...nech aja di kantor meja pada delet2an tapi ngobrol pakr YM...wekekkekekek...Ya technologi itu bisa menjadi bernilai positif ato negatif trgantung pada kita sebagai penggunanya..