12.06.2010

Takdir Akan Membawaku



Puisi ini dibuat untuk meramaikan #30harimenulispuisi di Twitter


Kali ini akan kubiarkan takdir yg membawaku.
Aku sudah lelah merajut serpihan kaca yg berserak ketika kau pecahkan

Walau sesekali dedauan meniup mesra
Mendesir namamu dalam setiap tariannya
Jantungku berdegup kencang
Aku rindu…


Tapi aku sudah tak punya daya untuk merengkuhmu
Dan aku akan ikut kemana takdir akan membawaku
Entah ke utara
Atau ke selatan

Aku menyerahkan diriku untuk dipeluknya..

Follow me on twitter :@Myisti

Gambar diambil dari sini


12 comments:

ceritaeka.com said...

Ke Barat saja,
mungkin ia menunggumu dgn penuh harap? :D

Isti said...

semoga saja...jika ke barat adalah pelabuhan hatiku. akan akan ikut :)

Senja said...

semoga takdir yg akan menerbangkanmu adalah yg membawamu pada keahagiaan :)

biskut said...

masih ada sayang..tetap sayang.

Lalu Abdul Aziz Mhd said...

Takdir adalah Sebuah kata akhir dari sebuah usaha yang terpojok.
Takdir adalah kambing hitam dari sebuah kegagalan
Takdir adalah senjata Rabbaniah yang pamungkas agar manusia mengakui Sang Maha Berkehendak....
Lalu mengapa ada takdir memang kejam (desi ratnasari mode on)

haziran said...

yg lainnya mana ini puisinya :D #dikeplak

Sang Cerpenis bercerita said...

kenapa gak coba ke Timur? hehee

inge / cyber dreamer said...

ah rindu itu...
dan takdir itu... >.<

keren mba'... aku suka banget >.<

cucuharis said...

Puisinya bagus
moga menang :)

Selamat Tahun Baru 1432 H

gayuh said...

takdir akan membawaku kemana ya, aduw gak tau nich.. puisi yang indah, salam knal

waroeng coffee said...

pasrah, rela dibawa kemanapun :) nice poem :)

reni said...

Menyerah dalam peluknya... dan pasrah.
Puisinya keren lho mbak...