12.06.2010

Takdir Akan Membawaku



Puisi ini dibuat untuk meramaikan #30harimenulispuisi di Twitter


Kali ini akan kubiarkan takdir yg membawaku.
Aku sudah lelah merajut serpihan kaca yg berserak ketika kau pecahkan

Walau sesekali dedauan meniup mesra
Mendesir namamu dalam setiap tariannya
Jantungku berdegup kencang
Aku rindu…


Tapi aku sudah tak punya daya untuk merengkuhmu
Dan aku akan ikut kemana takdir akan membawaku
Entah ke utara
Atau ke selatan

Aku menyerahkan diriku untuk dipeluknya..

Follow me on twitter :@Myisti

Gambar diambil dari sini


11.26.2010

Pesta Telah Usai




Pertahananku hampir rubuh…bentengku nyaris hancur…ternyata aku rapuh..
aku berusaha mengenyahkan rasa percuma ini
rasa yang akan membuatku bergelut dengan akalku

aku lelah..
pertarungan ini harus diakhiri
pesta telah usai
sorak gembira telah berakhir
lampu pesta kini telah berganti dengan cahaya redup
remang-remang

Yang tersisa hanya sepi
Kesendirian yang ditemani oleh secangkir kopi
Dan awan gelap pekat dengan petir yang memecah bumi

Ini mungkin lebih baik..
Daripada aku berteman dengan kepura-puraan
Kebahagiaan yang dibalut kepalsuan
Semu

Langkahku gontai..
Tanpa arah..
Aku menatap rembulan
Keramain telah berganti kesendirian
Ternyata pesta telah usai…..

Gambar dari sini


11.06.2010

Pertemuan dan Perpisahan


"It's amazing how someone that is so far,can be so close, near to your heart at the same time near to your mind"

Kini aku percaya, setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Kupikir itu hanya kata-kata mutiara saja yang disampaikan orang bijak untuk menghibur diri. Atau kata-kata untuk menggambarkan perpisahan dengan orang yang sudah tiada. Kini, aku baru menyadari, semua memang ada batas waktunya.

Saat ini aku benar-benar merasakan dentangan detik perpisahan yang ia pasang. Gaungnya terasa kencang, menghujam jantung. Terasa begitu mendebarkan. Aku tidak ingin akhir seperti ini. Siapa yang mau?

Kau, yang terasa begitu dekat denganku.Teman bicara yang aku tunggu. Teman berbagi cerita dan canda itu yang aku suka.

Aku tidak akan memaksa apapun padamu. Ikutlah bersama kata hati yang kau percayai. Kau tahu, aku peduli padamu. Kau tahu kemana harus mencari aku. Akan kutinggalkan jejakku padamu. Mungkin, suatu saat kau rindu, kau tahu kemana harus mencari aku.

Jangan tanya bagaimana perasaanku saat ini. Aku akan berusaha tegar, paling tidak pura-pura tegar. Kau tahu aku lebih baik dari apapun. Jika kau anggap ini suatu permainan, kau lah pemenangnya. Kau berhasil mengalihkan semua perhatianku.

Lalu, apa lagi yang tersisa? Haruskan aku masih percaya pada janjimu? Aku tidak akan mengingatkanmu akan janji itu. Aku percaya kau dengan sadar mengucapkannya. Tapi percayalah, aku masih memegang teguh janjiku.

Bagiku, kau hadir atas kiriman Tuhan padaku. Memberi warna di kertas kosong yang nyaris kusam. Dan kau melukis pelangi dengan warna-warnanya. Begitu indah. Nyaris, aku tidak mampu mengungkapkan dengan kata-kata.

Sudah habiskah waktuku?


Pray for Indonesia



Gunung Merapi kembali meletus untuk sekian kalinya.Rasanya belum puas ia muntahkan seluruh isi perutnya. Dan masyarakat disekelilingnyalah yang harus menanggung akibatnya.

Belum lagi musibah di Mentawai yang saat ini belum tertangani dengan baik. Cuaca buruk menjadi penyebab sulitnya evakuasi sehingga ada beberapa relawan yang harus kembali pulang. Memang bukan medan yang mudah untuk masuk ke daerah Mentawai dengan cuaca yang masih ekstrim.

Tidak perlu menyalahkan siapa-siapa. Ini memang gejala alam yang sedang memperbaiki dirinya yang sudah tua. Jangan katakan bahwa musibah datang karena orang-orang disana lebih berdosa dari kita. Toh, ini juga ujian buat yang selamat untuk mengetahui sejauh mana kita peduli? Musibah bisa menghampiri siapa saja.Dalam bentuk yang bermacam-macam.

Setiap hari kita menyaksikan di tv betapa dahsyatnya letusan Gunung Merapi ini. Rumah, pohon, sapi, bahkan manusia ikut hangus akibat semburan awan panas dengan abu vulkanik yang luar biasa. Sehingga jika dilihat dari kejauhan yang ada hanya putih.

Tapi, setiap kejadian selalu mengembalikan ingatan kita kepada Sang Maha Pencipta, Sang Pemilik Langit dan Bumi. Sungguh, tidak ada tempat sebaikNya untuk kita menggantungkan harapan dan doa.Tempat terbaik untuk mencurahkan isi hati dan permohonan ampun.

Ayo, mari kita panjatkan doa buat negeri ini sesuai agama dan kepercayaan kita masing-masing. Dan kepada relawan, semoga dimudahkan jalannya untuk membantu korban disana. Jangan lupa kalian jaga kesehatan!




11.02.2010

Ketika Tuhan Menjawab Doaku


Hari ini aku dihadapkan oleh 2 pilihan yang sulit. Seharusnya aku senang, karena hari ini adalah hari pertama aku kerja di tempat yang baru.

Tuhan telah menjawab doaku yang caraNya sendiri. Hampir 3 tahun doa ini kupanjatkan siang dan malam dalam setiap sholatku. Pada setiap malam-malam sepi yang dingin. Pada langkah gontai yang kuayunkan ditengah kebimbangan yang mendalam.

Tidak pernah aku berputus asa dalam doaku. Apalagi berprasangkan buruk dengan Tuhanku. Kadang ada pertanyaan dalam hati, mengapa doaku belum dikabulkan? Adakah ibadahku yang kurang? atau ini bukan waktu yang tepat untuk mengabulkan segala keinginanku?

Hari terus berlalu. Akupun disibukkan dengan aktivitas blogging. Disini, aku mendapatkan kepuasan batin. Lewat tulisan, segala pikiran, perasaaan dan pengalamanku kutuangkan dalam blog. Aku menemukan aktualisasi diriku disini. Apalagi dengan adanya blog baruku The Amazing Indonesia. Dimana aku ingin dunia luar lebih mengenal Indonesia.

Anehnya, aku tidak pernah bersedih. Aku malah menikmati sekali diriku yang lebih banyak berteman dengan komputer. Aku justru mengambil hikmah dari setiap keputusan yang pernah kuambil untuk tidak bekerja. Toh, sudah ada yang menjagaku disini. Apa lagi yang kurisaukan? Bukankah motivasti wanita bekerja ada 2? Yang pertama ingin mandiri secara financial dan yang kedua adalah aktualisasi diri. Aku sudah mendapatkan yang kedua. Kalau rezeki sudah ada yang mengatur.

Tapi ternyata kali ini Tuhan tidak menjawab doaku sepenuhnya. Dia memberikan aku pilihan. Pada saat yang bersamaan, aku diterima di 2 tempat. Aku dilanda kebingungan yang amat sangat. Setelah melakukan wawancara di keduanya, akhirnya aku memilih dengan bismillah. Inilah wadah baruku untuk aktualisasi diri.

Tahun ini, Tuhan sangat baik padaku
Dia mengabulkan 2 doaku sekaligus
doaku yang pertama
dikabulkannya pada bulan Agustus lalu
doaku yang kedua
dikabulkannya pada bulan November ini
Tuhan, aku punya satu pinta lagi
yang amat sangat aku inginkan
aku mohon, kabulkanlah.


Teman, doa yang kupanjatkan ini dikabulkan setelah 3 tahun aku memintanya. Jadi, janganlah bersedih jika doamu belum dikabulkan oleh Tuhan. Teruslah berdoa. Jangan berputus asa apalagi berprasangka buruk dengan Tuhan.

Wahai wanita, janganlah kamu bekerja hanya untuk mencari kesenangan duniawi. Tapi bekerjalah untuk keluargamu dan ambil kesempatan untuk mengeluarkan segala potensimu.


Gambar diambil dari sini


10.31.2010

Pesta Blogger 2010 : Merayakan Keragaman

Pesta Blogger kali ini mengusung tema : Merayakan Keragaman (walau sebenarnya saya tidak merasakan keberagaman disini). Setelah melakukan road show ke beberapa kota, maka Puncak Acara digelar pada tanggal 30 Oktober 2010 lalu di Epicentrum Walk, Jakarta.


Ini kedua kalinya saya ikut Pesta Blogger. Dengan konsep yang berbeda, Pesta Blogger kali ini memang terasa lebih 'pesta'. Ketika saya datang, musik dari Saykoji langsung menghentakkan ruangan. Saya langsung menghampiri stand komunitas deBlogger yang berada di sisi ruangan untuk bertemu dengan teman-teman.






Di stand deblogger saya bertemu dengan mas Priyadi. Selama ini saya cuma tahu beliau dari milis dan twitter. Dengan ajakan "Dukung Priyadi ngeblog lagi : Jangan Biarkan ia terlena." Ini dukungan komunitas deblogger agar Priyadi lepas dari kevakumannya dari aktivitas ngeblog. Bahkan sampai dibuatkan banner segala lo.



Saya juga bertemu dengan mba Anazkia. Antara yakin dan tidak, saya bergumam dekat beliau "mba Anazkia?". Eh, dia menoleh. Matanya langsung tertuju pada nama yang tergantung di leher saya. "Mba Isti?"Akhirnya ketemu juga dengan Anazkia yang selama ini saya kagumi spirit dan aktivitasnya di dunia blogging. Lalu Anazkia memperkenalkan saya dengan Lumbung Hati.


Terus terang saya tidak banyak kopdar dengan teman-teman. Rasanya terlalu "crowded". Ruangan berkapasitas 1500 orang itu memang terlalu sesak untuk berlalu lalang dan menyapa sana sini. Alhasil saya mengunjungi beberapa stand seperti Fiksi Mini, 1001 buku, dll. Dan sempat nongkrong di Starbucks! :D

Tidak lupa saya memburu hadiah gratisan hanya dengan hanya memfollow produk tertentu di twitter. Lumayanlah...:D

Pesta sudah berakhir. Gemerlap lampu telah padam. Langit sorepun mulai gelap. Seakan hujan akan turun deras malam ini. Kami pun bergegas pulang. Sampai jumpa di pesta blogger tahun depan.

10.13.2010

Trip to Bali : Pantai Padang-padang yang Kian Terkenal







Pantai padang-padang merupakan salah satu diantara sekian banyak pantai-pantai indah di Bali. Pantai ini tidak terlalu besar namun dapat dipastikan bahwa pantai yang juga bernama pantai Suluban ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan pantai-pantai lain di Bali. Pantai ini memiliki pasir putih yang berada di batu-batu besar yang ada disekelilingnya.


Pantai padang-padang terletak di Jalan Uluwatu Pecatu sekitar 35 kilomete atau sekitar 45 menit dari Denpasar. Pantai ini memiliki posisi yang unik, untuk masuk ke dalam pantai, para pengunjung pantai ini harus turun dan menembus tebing karang yang menyambut di gerbang pantai.

Para wisatawan akan menemukan suasana yang berbeda dengan pantai Kuta atau Sanur, di pantai ini, para wisatawan tidak akan menemukan keramaian seperti di kedua pantai tersebut. Selain itu, batu-batu karang dan ombak yang besar menjadi daya tarik lain dari pantai ini. Tebing-tebing karang yang mengapit membuat pantai padang-padang ini memiliki pemandangan yang sangat indah.

Karena keindahannya, pantai ini pernah menjadi lokasi pengambilan video clip Michael Learn to Rock dan film fenomenal Eat, Love and Pray yang dibintangi oleh Julia Robert. Pengambilan gambar untuk film ini dilakukan seminggu. Diceritakan disini Julia Robert sedang menikmati minum di kafe, dan berenang bersama kekasihnya. Film ini membuat keindahan pantai padang-padang menjadi terkenal.

Photo juga dipublish di : The Amazing Indonesia




10.11.2010

Internet : Menjauhkan yang Dekat, Mendekatkan yang Jauh



Malam minggu kemarin ketika saya jalan ke Citos, dan makan di sebuah restaurant, saya memperhatikan satu orang laki-laki dan seorang perempuan yang duduk disebelah saya.


Ini memang kebiasaan terselebung saya yang diam-diam suka memperhatikan orang disekitar saya. Si cewek sibuk dengan hpnya, dan si cowok juga sibuk dengan hpnya. Padahal makanan telah terhidang dihadapan mereka. Sesekali si cewek memotong makanannya dan memasukkannya ke mulut. Tetapi matanya tidak lepas dari layar mungil hpnya.

Sebegitu pentingkah hp itu sehingga kadang tanpa kita sadari kita mengabaikan orang disekitar kita?

Memang tidak bisa dipungkiri, kemudahan akses internet dimanapun kita berada dengan tarif yang masih terjangkau memang membuat kita menjadi 'addict'. Ditambah lagi dengan adanya Facebook, Twitter, dan yahoo messenger yang bisa mempertemukan kita dengan teman lama dan berkenalan dengan teman baru atau mencari informasi hal-hal yang baru.Kita pun seperti bisa melihat dunia tanpa batas.

Dunia maya memang mengasikkan. Saya sendiri sejak berkenalan dengan Blog, Facebook, Twitter, dan YM memang ketagihan. Kadang sampai lupa waktu, hingga tahan berjam-jam di didepan komputer.

Kadang kita bisa merasa dekat dengan orang yang selalu berhubungan dengan kita di dunia maya. Hal ini karena kita intensif melakukan komunikasi dengan orang tersebut. Makanya, saya mencoba menahan diri untuk tidak online selama liburan bersama keluarga. Hanya sesekali saja mengintip facebook. Saya tidak ingin mereka merasa terabaikan.

Bagaimana dengan teman-teman?

Photo diambil dari sini


10.04.2010

Pesona Gili Trawangan

Rasanya tidak sah, kalau sudah jalan ke Pulau Lombok tapi tidak mampir ke pulau-pulau kecil disekitar Pulau Lombok. Gili Trawangan adalah salah satu yang harus dikunjungi. Pulau Gili Trawangan berdekatan dengan Pulau Gili Meno dan Gili Air yang berada disebelah barat laut Lombok.



Saat ini Gili Trawangan adalah primadona baru bagi para wisatawan baik yang lokal maupun mancanegara. Dengan laut biru, pantai yang bersih dan putih, udara yang segar, dan kita bisa melihat gunung Agung yang berdiri dengan agungnya.


Jarak pulau Lombok - Gili Trawangan naik kapal sekitar 45 menit dengan biaya IDR 10.000. Cukup murah memang. Sesampai disana, akan banyak tour guide yang menawarkan berbagai macam kegiatan seperti diving dan snorkeling, keliling naik cidomo, naik kapal selam, dll.

Yang unik dari daerah ini adalah Pemerintahnya yang melarang untuk mengendarai kendaraan bermotor, sehingga kita tidak akan melihat ada motor ataupun mobil seliweran disini. Yang ada hanya sepeda dan cidomo. Hal ini yang menyebabkan daerah ini bebas polusi sehingga udaranya segar banget. Bahkan cidomo sendiripun dibatasi hanya 45 buah, agar daerah wisata ini tidak penuh dengan kuda. :D



Tempat penginapannya pun didesain sesuai dengan budaya lokal. Sehingga walau sebagian besar pengunjungnya adalah bule, tapi kesan 'lokal' tetap terasa disana. Penduduknya juga ramah dan bersedia membantu para wisatawan yang kesulitan.


Saya mengelilingi pulau yang panjang 3 km dan lebar 2 km ini dengan bersepeda. Dan istirahat sejenak di sebuah cafe. Melepas lelah. Serta sesekali mengamati bule yang ada disekitar saya yang sedang berjemur. Banyak pasangan muda yang berlibur disini. Ini memang surga baru buat mereka. Surga buat mereka yang merindukan sinar matahari dan keindahan yang eksotik.




Gili Trawangan memang mempesona. Keindahan alam yang amazing, udara yang segar, serta penduduk yang ramah membuat saya ingin kesana lagi.

Informasi :
Kapal Lombok-Gili Trawangan IDR 10.000/ orang
Sewa Sepeda IDR 15.000 / jam
Cidomo IDR 100.000/ jam


9.30.2010

Trip to Lombok : Pantai Kuta


Ternyata pantai Kuta bukan hanya milik Bali. Tapi Lombok, pulau yang berdekatan dengan Bali pun memiliki pantai Kuta. Pantai ini memiliki perbedaan dengan pantai Kuta yang berada di Bali. Jika di pantai Kuta Bali, kita dapat melihat pantai yang bersih dan putih, nah, di Lombok, Pantai ini memiliki pasir merica.

Dinamakan pasir merica karena butiran-butiran pasirnya yang besar-besar seperti butiran merica. Sungguh Amazing melihat ada butiran pasir seperti ini di negeri kita. Selain itu, pantai ini memiliki bukit dan bebatuan besar yang indah banget.



Pantai yang terletak di Desa Kuta ini masih memiliki keindahan yang alami dan masih jauh dari keramaian. Jalanan menuju kesanapun sudah bagus bahkan sudah ada penginapan baik Hotel maupun Losmen. Ini membuktikan bahwa pemerintah disana sudah sadar akan potensi wisatanya.

Dan mulailah berjamuran cafe-cafe disekitar pantai. Ini menjadi alternatif baru bagi wisatawan asing yang tidak menyukai keramaian di Bali. Tapi sayang, banyak sekali anak-anak kecil penjual aksesoris yang memaksa pengunjung untuk membeli. Walau begitu gangguan kecil ini tidak mengurangi saya unuk mengagumi keindahan negeriku, Indonesia.